Pemakaman Mantan Gubernur Aceh Dihadiri Ribuan Warga
Pemakaman mantan Gubernur Aceh, Dr Zaini Abdullah atau dikenal dengan panggilan Abu Doto, berlangsung dengan penuh kehormatan dan dihadiri oleh ribuan warga. Acara tersebut berlangsung di Gampong Rapana (Teureubue), Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, pada Sabtu (13/6/2026) malam. Jenazah almarhum dimakamkan di dekat pusara ayahnya, Tgk H Abdullah Hanafiah, di Kompleks Sekolah Yayasan Tgk Chik Hanafiah.
Prosesi pemakaman dimulai dengan salat jenazah yang dilaksanakan setelah selesai menunaikan shalat Magrib. Tausiah dan doa disampaikan oleh Tgk H Nuruzzahri atau yang dikenal sebagai Waled Nu di Masjid Baitussa'dah Teureubue. Setelah itu, jenazah dibawa ke rumah duka di Kompleks Sekolah Yayasan Tgk Chik Hanafiah. Selanjutnya, jenazah almarhum dibawa untuk dikebumikan di dekat pusara orang tuanya.
Istri dari almarhum, Hj Niazah A Hamid, turut serta mengantarkan Abu Doto ke tempat peristirahatan terakhir. Proses pemakaman ini juga dihadiri oleh sejumlah warga, teman sejawat, serta pejabat dan mantan pejabat dari Pidie dan Aceh. Beberapa tokoh yang hadir antara lain:
- Mantan Ketua MPU Pidie, Tgk M Nasir Lampoh Sawo
- Mantan Ketua KPA Pidie, Tgk Muhammad
- Mantan Bupati Bireuen, Muzakkar A Gani
- Anggota DPRA, Aiyub Abbas atau Abuwa
- Mantan Wali Kota Langsa, Usman Abdullah atau Toke Suum
- Mantan Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto
- Ketua Komisi A DPRK Pidie, Makrum Amin
- Kepala BKPSDM Aceh, Martunis
- Kesbangpol Aceh, Dr Munawar Djalil
- Kepala Dinas Pertanahan Aceh, T Azna
- Ketua Komisi Informasi Aceh, Junaidi Surya
- Kepala Rumah Sakit Jiwa Aceh, dr Hanif
- Anggota DPRK Banda Aceh, Sabri Badrudin
- Wakil Ketua Tuha Lapan Wali Nanggroe, Tarmizi Ismail SPd
Wakil Ketua Tuha Lapan Wali Nanggroe, Tarmizi Ismail SPd, menyampaikan bahwa masyarakat sangat antusias dalam mengantar mantan Gubernur Aceh, Dr Zaini Abdullah, menuju tempat peristirahatan terakhirnya.
Perjalanan Karier Dr Zaini Abdullah
Dr Zaini Abdullah dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah Aceh. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dalam tubuh Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Selama masa jabatannya, ia aktif membangun komunikasi politik di forum internasional. Selain itu, ia juga menjadi anggota inti tim perundingan GAM dalam kesepakatan MoU Helsinki 2005.
Selain itu, Dr Zaini Abdullah terpilih menjadi Gubernur Aceh pada pilkada 2012 hingga 2017. Sebagai gubernur, ia berkontribusi dalam berbagai program pembangunan di Aceh. Pengabdian dan dedikasinya selama masa kepemimpinan membuatnya dihormati oleh banyak kalangan.

Prosesi Pemakaman yang Penuh Keikhlasan
Pemakaman Dr Zaini Abdullah berlangsung secara sederhana namun penuh makna. Jenazah tiba di Gampong Rapana pada pukul 18.30 WIB dan langsung dibawa ke dalam Masjid Baitussa'dah Teureubue. Prosesi salat jenazah dilaksanakan setelah selesai menunaikan shalat Magrib. Tausiah dan doa disampaikan oleh Tgk H Nuruzzahri yang memberikan pesan-pesan moral dan spiritual kepada para hadirin.
Setelah prosesi salat jenazah selesai, jenazah dibawa ke rumah duka dan kemudian ke lokasi pemakaman. Prosesi pemakaman selesai sekitar pukul 20.40 WIB. Para hadirin tampak khusyuk dalam mengikuti prosesi tersebut, menunjukkan rasa belasungkawa dan penghormatan terhadap sosok yang telah berkontribusi besar bagi Aceh.
Dengan pemakaman ini, Dr Zaini Abdullah meninggalkan kenangan yang mendalam bagi masyarakat Aceh. Semoga amal dan perjuangannya dapat menjadi teladan bagi generasi mendatang.
Posting Komentar untuk "Ribuan Warga Hadiri Pemakaman Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah"